Warning: file_exists(): open_basedir restriction in effect. File(/fonts/1261c248a47a986da044ba8f991fb8f2.css) is not within the allowed path(s): (/website:/webdav:/api:/home:/tmp:/usr/local/bin/composer:/usr/local/bin/wp:/usr/local/bin/wp-cli.phar:/usr/local/bin/awscan.phar:/usr/local/bin/awscan:/sys/fs/cgroup/:/proc/cpuinfo:/proc/meminfo) in /website/public/wp-content/themes/flixita/core/wptt-webfont-loader.php on line 523

Warning: file_exists(): open_basedir restriction in effect. File(/fonts) is not within the allowed path(s): (/website:/webdav:/api:/home:/tmp:/usr/local/bin/composer:/usr/local/bin/wp:/usr/local/bin/wp-cli.phar:/usr/local/bin/awscan.phar:/usr/local/bin/awscan:/sys/fs/cgroup/:/proc/cpuinfo:/proc/meminfo) in /website/public/wp-content/themes/flixita/core/wptt-webfont-loader.php on line 452

Warning: file_exists(): open_basedir restriction in effect. File(/fonts/1261c248a47a986da044ba8f991fb8f2.css) is not within the allowed path(s): (/website:/webdav:/api:/home:/tmp:/usr/local/bin/composer:/usr/local/bin/wp:/usr/local/bin/wp-cli.phar:/usr/local/bin/awscan.phar:/usr/local/bin/awscan:/sys/fs/cgroup/:/proc/cpuinfo:/proc/meminfo) in /website/public/wp-content/themes/flixita/core/wptt-webfont-loader.php on line 151

Evakuasi Berani dan Berbahaya dalam Penyelamatan 12 Anak di Gua Thailand

“Hanya ada secuil harapan bahwa mereka masih hidup, tapi kami harus melakukannya. Kami harus maju ke depan dan hanya itu yang harus kami kerjakan.” kata Laksamana Muda, Arpakorn Yuukongkaew.


 

 

Misi mustahil penyelamatan 12 anak laki-laki dan seorang pelatih sepak bola yang terjebak 17 hari di Gua Thang Luam berhasil dilakukan. Mereka diselamatkan dalam kondisi kesehatan yang baik pada hari Minggu (8/7/2018).

Masih hangat didalam benak kita berita tentang penyelamatan anak-anak Thailand yang begitu menyita perhatian semua pihak hingga menelan korban, seorang mantan penyelam Angkatan Laut Thailand, Saman Kunan.

Misi ini dianggap mustahil, karena sejak keberadaan mereka dipastikan Senin 2 Juli 2018, waktu untuk melakukan penyelamatan sangatlah terbatas. Dengan level oksigen di dalam gua yang menurun dari level 21 persen ke level 15 persen. Sementara itu, hujan lebat diperkirakan terjadi pada hari Minggu 8 Juli 2018,  dengan ancaman banjir lanjutan meningkat.

Tim penyelamat militer dan sipil harus berlomba dengan waktu dalam mengevakuasi para korban ke situasi yang lebih aman meskipun dengan berbagai kendala yang ada. Tapi upaya penyelamatan ekstrem tetap harus dilakukan.

Teknik penyelamatan yang berani dan berbahaya pun dilakukan untuk mengevakuasi para korban, yaitu membawa anak-anak yang tidak bisa berenang menyelam ke luar gua dengan didampingi oleh dua penyelam. Salah satu dari penyelam tersebut berada di samping korban dan penyelam lainnya membantu di belakang. Mereka berhasil sampai ke pintu masuk gua karena mengikuti tali sepanjang 3,8 kilometer.

Evakuasi ini memakan waktu hingga 3 hari dan mereka diangkat dalam tiga gelombang. Selama periode itu, mereka bertahan hidup dengan meminum air yang menetes dari dinding gua.

 

 

Anak-anak tersebut hari ini tanggal 18 Juli 2018 untuk pertama kalinya sudah diijinkan untuk pulang setelah menjalani perawatan pasca kejadian ini.

Tanpa keputusan yang tepat serta tindakan yang cepat, besar kemungkinan misi ini tidak akan terlaksana dengan baik. Tanpa bantuan semua relawan yang terjun langsung ke lokasi, misi ini pun akan benar-benar menjadi misi mustahil. Seorang relawan dituntut untuk mendahulukan keselamatan korban di atas segalanya dalam berbagai kondisi. Meskipun harus mepertaruhkan nyawa dalam secuil harapan, evakuasi tetap harus berjalan sebagaimana mestinya.

 

 

sumber : kumparan.com dan BBC.com

Keanggotaan KSR PMI Unit UNS

 “Generasi muda mempunyai kelebihan dalam pemikiran yang ilmiah. Selain semangat mudanya, sifat kritisnya dan kematangan logikanya. Pemuda adalah motor penggerak utama perubahan. Generasi yang akan melanjutkan perjuangan generasi sebelumnya, yang mengisi dan melanjutkan estafet pembangunan.”

 

Jumat, 29 Juni 2018 kabar gembira datang dari KSR PMI Unit UNS. Telah terlaksana Pengumuman Anggota Penuh Periode Pertama Angkatan XXVII. Sebanyak 20 orang dinyatakan lulus menjadi anggota penuh periode pertama tahun ini, dari 59 orang angkatan XXVII.

Penilaian anggota penuh yang begitu ketat dan memiliki standar yang tinggi menjadi tantangan tersendiri bagi setiap angkatan maupun individu. Disini anggota muda dinilai dari berbagai aspek, tidak hanya dari segi penilaian saat pendidikan tapi juga dari segi etos kerja, sikap, sifat dan lain sebagainya yang ada pada setiap anggota muda itu sendiri.

Tidak sedikit bagi mereka yang sedih dan kecewa yang dinyatakan belum lolos pada periode pertama ini. Bahkan banyak dari mereka yang menangis ketika mendapatkan pengumuman tersebut. Sebaliknya, sebagian dari mereka yang dinyatakan lolos anggota penuh bahkan merasa tidak pantas atau masih kurang jika dibandingkan dengan anggota lain. Disinilah titik dimana ketulusan dan keikhlasan seorang relawan anggota muda KSR PMI Unit UNS diuji.

Anggota Penuh dalam keanggotaan KSR PMI Unit UNS adalah anggota dimana dia sudah dirasa layak dengan pengabdian nya sebagai anggota muda juga dilihat dari berbagai segi dia sudah siap mengemban amanah dan tanggung jawab yang jauh lebih besar lagi dimasa depan. Anggota penuh inilah ujung tombak nya KSR PMI Unit UNS. Generasi baru yang akan melanjutkan pembangunan bagi KSR kedepannya agar jauh semakin lebih baik dan berkembang.

Keputusan untuk dinyatakan lolos dan tidaknya seorang anggota muda menjadi anggota penuh berada di tangan Komandan KSR PMI Unit UNS. Banyak pertimbangan bagi Komandan dalam membuat keputusan yang sangat besar bagi keberlangsungan KSR PMI Unit UNS ini.

Diharapkan dengan adanya keanggotaan seperti ini, bisa menjadi lecutan tersendiri bagi anggota penuh maupun anggota muda yang belum terpilih di periode ini. Lecutan untuk menjadi semakin baik lagi dan berkembang dari yang lalu. Karena semua keputusan memiliki tujuan baik bagi setiap individu dan diambil dengan tingkat objektifitas tinggi dari berbagai pihak.

Karena sebenarnya ketika pemuda sudah berikhtiar untuk menjadi bagian dari solusi dengan niat tulus, komitmen tidak kan menjadi murah, waktu yang ada tidak akan tidak produktif, dan kelak akan menjadi orang yang kaya bukan hanya dari segi materi tapi juga pengalaman dan cerita yang dapat dibagikan pada para anak cucu kita nantinya.

Tips Mudik Selamat Ala KSR UNS

Tidak terasa Bulan Ramadhan sudah hampir habis beberapa hari lagi. Dan tiba saatnya umat muslim mempersiapkan segala sesuatu hal yang berkaitan dengan Hari Raya Idul Fitri. Dimana hari itu menjadi momen momen kebersamaan yang ditunggu tunggu bagi seluruh umat muslim di Indonesia. Tradisi mudik adalah salah satu budaya bagi umat muslim di Indonesia demi dapat berkumpul dengan sanak saudara yang berada di kampung halaman nan jauh disana.

Ada beragam cara mudik yang dapat dilakukan. Lewat udara dengan menggunakan pesawat terbang sangatlah nyaman dan terhindar dari segala kemacetan ataupun masalah lalu lintas lainnya. Lewat laut dengan menggunakan kapal laut, dapat dipertimbangkan kembali ketika tiket pesawat terbang sudah tidak bisa lagi diharapkan. Dan yang terakhir adalah lewat darat, dengan segala kekurangan yang ada tidak membuat jalur darat ini sepi dari pemudik, bahkan dilansir sebagian besar pemudik memilih jalur darat demi menekan ongkos transportasi agar lebih bersahabat dengan kantong mereka.

Dengan berbagai risiko yang ada seperti kemacetan, keselamatan jiwa, rute jalan tidak terprediksi dan risiko tinggi lainnya tentu kita harus memperhatikan persiapan dan kesiapan kita sebelum memulai perjalanan panjang  mudik menuju kampung halaman. Nah berikut beberapa tips dari kita yang sangat bisa dilakukan :

  1. Siapkan apa saja yang Anda butuhkan selama perjalanan

Ketika perjalanan berlangsung, Anda diharuskan untuk berdiam diri selama berjam jam diatas kendaraan sampai tujuan terakhir Anda. Maka dari itu siapkan barang barang khusus perjalanan mudik seperti obat obat an jika diperlukan, pakaian, dan lain sebagainya.

  1. Sebelum pergi mudik, cek kembali keamanan rumah

Memeriksa keamanan rumah seperti listrik, kunci rumah, aliran air, serta barang barang berharga lainnya sangat penting dilakukan sebelum memulai perjalanan mudik Anda. Karena rumah Anda akan ditinggalkan tanpa berpenghuni selama beberapa hari dan itu akan sangat berbahaya jika terjadi hal yang sangat tidak diinginkan ketika Anda berkumpul dengan keluarga besar Anda dikampung halaman.

  1. Jika Anda menggunakan kendaraan pribadi, cek kondisi kendaraan Anda

Sebelum memulai perjalanan, alangkah baiknya melihat kondisi kendaraan terlebih dulu sangat dianjurkan. Karena kondisi kendaraan Anda menjadi faktor terpenting dan paling berpengaruh pada keselamatan jiwa Anda selama perjalanan berlangsung. Cek kondisi rem, ban dan hal kecil lainnya serta jangan memandang remeh masalah kecil yang ada pada kendaraan Anda, karena bisa jadi hal kecil yang Anda remehkan bisa menjadi penyebab utama Anda kehilangan nyawa.

  1. Siapkan mental dan stamina untuk mudik

Dibutuhkan mental dan stamina yang sangat besar selama perjalanan karena berjam jam diatas kendaraan juga membuat fisik sangat lelah. Apalagi jika bukan menjadi penumpang melainkan menyetir kendaraan pribadi, mental dan stamina Anda haruslah berada dalam keadaan yang normal dan sangat siap, karena ini juga menjadi faktor penting keselamatan jiwa Anda dan keluarga Anda nantinya.

  1. Hindari mengangkut barang melebihi kapasitas

Pulang ke kampung halaman setelah sekian lama tidak memiliki kesempatan libur pasti menimbulkan euforia bagi kita. Membawa segala kemungkinan barang yang diperlukan, membeli oleh oleh bagi sanak saudara serta membawa barang barang yang mungkin dibutuhkan oleh keluarga yang memang belum memilikinya tanpa memperkirakan berapa kapasitas barang yang seharusnya kita bawa selama perjalanan juga adalah kesalahan. Melebihi muatan kendaraan tidak baik bagi Anda yang akan melakukan perjalanan panjang. Bawalah barang barang yang benar benar akan diperlukan dan jangan berlebihan.

  1. Istirahat saat lelah, utamakan selamat.

Perjalanan yang jauh dan macet akan sangat melelahkan. Jangan paksakan diri untuk menyetir jika Anda sudah kelelahan. Istirahatlah di pos pos yang sudah disediakan dan kembalilah menyetir ketika badan Anda sudah fit kembali,

  1. Berdoalah sebelum memulai perjalanan

Nah itu adalah beberapa tips mudik dari kami, KSR PMI Unit UNS, semoga bermanfaat. Selamat mudik dan berkumpul dengan keluarga besar Anda.

Buka Puasa Bersama Anak Yatim

Bulan suci Ramadhan adalah bulan penuh rahmat yang memberi berkah tak terhitung bagi umat muslim yang merayakannya. Begitu pula bagi anggota KSR PMI Unit UNS. Pada tanggal 7 Juni 2018 sebanyak 25 anak yatim berbuka bersama dengan KSR PMI Unit UNS di Panti Mandiri Solo.

Dengan dihibur dongeng oleh Kak Har, anak anak yatim yang rata-rata masih mengenyam pendidikan di Sekolah Dasar ini begitu antusias selama kegiatan berlangsung. Dalam acara ini, anggota relawan KSR PMI Unit UNS ingin membantu bagi sesama, diharapkan dengan adanya acara Buka Bersama anak yatim ini, KSR PMI Unit UNS bisa menyebarkan kebaikan yang lebih lagi dari ini.


“Alhamdulillah, lancar acaranya, anak anak terhibur sekali dengan rangkaian acara yang berlangsung. Acara ini bagus untuk sarana berbagi kepada sesama. Dengan mengambil waktu yang tepat di bulan Ramadhan, BukBer ini berhasil diselenggarakan.” Tutur M Arif Sudarsono selaku Steering Comitee juga Ketua Bidang II Markas.

Meskipun acara berlangsung dari pukul 16.00 hingga selesai, semangat dari anak anak ini tidaklah luntur. Terbukti selama acara sama sekali tidak ada anak anak yang pergi meninggalkan tempat mereka masing masing.
” Dongengnya tadi lucu, seneng banget. Aku tadi dapet hadiah karena maju.” Tutur salah satu peserta anak yatim.

Kisah Razan Najjar, Perawat Di Tengah Medan Perang

“Paramedis yang melakukan pencarian, pengumpulan, atau perawatan luka-luka harus mendapat perlindungan khusus” Pasal 24 Konvensi Jenewa.

 

Sabtu, 2 Juni 2018, kabar duka kembali diterima dari tanah Palestina. Seorang perawat wanita berumur 21 tahun, Razan Ashraf Najjar menghembuskan nafas terakhirnya saat proses menyelamatkan warga Gaza Palestina saat aksi damai kepulangan akbar, Great Return March.

 

Razan menjadi korban tewas ke-119 dari pihak Palestina dalam demonstrasi yang terjadi sejak Rabu (30/3) di Jalur Gaza. Selain korban tewas, dilaporkan setidaknya 100 orang, termasuk  empat paramedis,  terluka dalam unjuk rasa yang terjadi Jumat (1/6). Razan tewas ditembak bagian dada oleh sniper militer Israel ketika berusaha menolong seorang demonstran yang terluka di Khan Younes.

Saat ditembak, Razan yang merupakan relawan dari Kementerian Kesehatan Gaza mengenakan pakaian putih khas medis dengan logo Perkumpulan Bantuan Medis Palestina serta tas obat dan mengangkat tangannya tinggi-tinggi untuk menandakan bahwa ia bukanlah ancaman. Selain Razan ada empat paramedis lain yang dilaporkan mengalami luka luka saat unjuk rasa berlangsung, Jumat (1/6).

“Menembak personel medis adalah kejahatan perang di bawah Konvensi Jenewa,” tegas PMRC (Perkumpulan Tim Medis Palestina).

“Kami menyerukan adanya respons internasional terhadap pelanggaran HAM oleh Israel di Gaza,” tambahnya.

Kematian Razan yang merupakan seorang paramedis di medan perang akibat tembakan dari tentara Israel secara jelas telah melanggar Konvensi Jenewa tahun 1949. Sebab, salah satu poin penting dalam konvensi tersebut adalah bahwa paramedis mendapat perlindungan ketika berusaha menyelamatkan mereka yang terluka dalam konflik.

Sementara itu militer Israel mengatakan pasukannya beroperasi sesuai dengan prosedur standar operasi dan mengatakan bahwa pihaknya sedang menyelidiki insiden tersebut.

Najjar adalah korban perempuan kedua, dari sekitar 115 korban tewas, sejak aksi protes perbatasan yang mematikan dimulai pada akhir Maret.

Tanggal 14 Mei lalu ketika protes memuncak atas pembukaan Kedutaan Amerika Serikat di Yerusalem, seorang gadis berusia 14 tahun bernama Wessal Sheikh Khalil menjadi pemrotes wanita pertama yang ditembak mati.

Donor Darah di Bulan Puasa , Kenapa Tidak ?

Pada hari Rabu 30 Mei 2018 KSR PMI Unit UNS  kembali sukses menyelenggarakan Donor Darah yang bertempat di halaman SPMB kampus UNS. Agenda rutin dua bulan sekali ini kembali menyita perhatian tidak hanya mahasiswa mahasiswi UNS tapi juga bagi masyarakat sekitar UNS.

Beda dari biasanya, kali ini agenda yang bekerja sama dengan PMI Surakarta ini menggunakan kendaraan bus sebagai tempat untuk donor darah bukan lagi di ruangan kotak tertutup. Meskipun kegiatan berlangsung di bulan puasa, antusiasme masyarakat tidaklah menurun. Terbukti ada 44 pendaftar dan diperoleh 35 kantong darah lewat acara tersebut.

“ Acara Donor Darah kali ini menarik sekali, tidak hanya karena diadakan di Bulan Suci Ramadhan dimana banyak sekali mitos mitos yang dipercayai sebagian pendonor yang mengakibatkan berkurangnya stok kantong darah, kegiatan kali ini juga menggunakan sarana Bus sebagai tempat untuk donor darah yang biasanya hanya di ruangan tertutup sekarang di bus juga bisa. “ Tutur Ristika selaku Ketua Bidang III Pengabdian Masyarakat KSR PMI Unit UNS.

Kegiatan ini bertujuan untuk memfasilitasi masyarakat dalam berbagi dan membantu satu sama lain. Selain itu juga, agenda Donor Darah ini membantu PMI agar ketersediaan kantong darah tetap terpenuhi. Dengan diselingi bagi bagi takjil gratis, banyak dari pendonor mengharapkan acara ini dilaksanakan rutin agar memudahkan mereka dalam donor darah.

“ Agenda kali ini juga bertujuan untuk menjaga stok kantong darah yang mulai menipis selain berbagi kepada sesama. Dengan diadakannya Donor Darah di bus ini bisa memberikan tambahan stok kantong darah dan bisa lebih berrmanfaat lagi bagi sesama” Tambah Ristika.

“ Menarik sekali soalnya tadi ketika datang aku bingung ini donor darah nya dimana, kok tidak ada tempat tertutup buat donor. Ternyata di Bus donor darahnya. Ini kali pertama aku donor darah di kendaraan Bus yang disediakan oleh PMI.” tutur salah satu pendonor dari mahasiswi UNS.

“ tadinya aku ragu buat donor darah, kan lagi puasa ya, takutnya pingsan dan ngga kuat apalagi ditolak gitu. Ternyata aku bisa donor darah, sama sekali ngga pusing atau apapun. Biasanya aku rutin donor darah di PMI, ngga pernah di Bus kaya gini, ini baru pertama kali buat aku.” tutur salah satu pendonor dari fakultas MIPA UNS.

 

Hero Zaman Now ? Ya Donor Darah

KSR PMI Unit UNS kembali menyelenggarakan Donor Darah pada tanggal 14 Mei 2018 kemarin yang bertempat di Medical Center UNS. Agenda rutin setiap dua bulan sekali ini telah sukses menyita perhatian masyarakat sekitar UNS terkhususnya mahasiswa mahasiswi UNS. Terbukti ada 95 pendaftar dan diperoleh 61 kantong darah lewat acara tersebut. Kegiatan yang berkerjasama dengan PMI Surakarta ini bertujuan untuk memfasilitasi masyarakat untuk bisa membantu sesama melalui donor darah. Banyak dari pendonor sendiri yang mengharapkan acara ini rutin dilaksanakan agar memudahkan mereka untuk melakukan donor darah.

“Acara Donor Darah ini menarik sekali untuk yang pernah donor darah maupun yang baru pertama kali mencoba untuk donor darah. Karena selain bisa donor darah kita bisa juga cek kesehatan sebelum donor darah untuk mengetahui apakah kita memenuhi syarat ataupun tidak. Antusiasme ini terbukti  karena saya admin dari grup seluruh golongan darah KSR PMI Unit UNS, banyak yang japri saya dari luar kota maupun di Solo serta sekitarnya dan tanya² mengenai pengetahuan donor darah atau banyak yang bertanya di grup goldar KSR PMI Unit UNS. “ Tutur Barirta Naharuddina Bidang II Pengabdian Masyarakat Divisi Donor Darah.

“ Alhamdulillah saya bisa donor. Saya pernah ditolak berkali kali, terus waktu tahu KSR UNS mengadakan acara Donor Darah saya coba lagi siapa tahu saya diterima. Saya dapat informasi dari teman saya juga dari beberapa akun sosial media yang beredar. Dan Alhamdulillah saya memenuhi syarat untuk mendonorkan darah saya.” Tutur salah satu pendonor mahasiswa UNS.

Barirta menambahkan “ Teman-teman yang bisa donor darah atau sedang tidak sakit, bisa ikuti acara donor darah rutin 2 bulan sekali yg diadakan KSR PMI Unit UNS. Dengan begitu juga bisa check kesehatan sekalian lalu donor darah, tapi jangan salah bahwa setiap acara donor darah bukan untuk check kesehatan saja. Ini bisa mengindikasikan kalian apakah lebih sehat dari bulan lalu atau tidak. Selain itu kegiatan ini bisa menjadi simpanan kantong darah yang sewaktu waktu dibutuhkan oleh pihak PMI Surakarta”