PRESS RELEASE: DIKLATSAR ANGKATAN XXXV KSR PMI UNIT UNS

Kegiatan Diklatsar KSR PMI Unit UNS Angkatan XXXV telah resmi diselenggarakan melalui dua tahap, yakni Diklat Ruang dan Diklat Lapang. Diklat Ruang berlangsung pada 21–23 November 2025 di Kampus IV Kleco UNS, kemudian dilanjutkan dengan Diklat Lapang pada 27–30 November 2025 yang berlokasi di Gondosuli, Karanganyar.

Pelaksanaan Diklatsar ini bertujuan untuk memberikan pembekalan kepada calon anggota, mulai dari kemampuan pertolongan pertama, tanggap bencana, hingga kepemimpinan. Sebanyak 18 peserta telah berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan dan dikukuhkan secara resmi oleh Azka Zirly Aulia Rahman, selaku Ketua Umum KSR PMI Unit UNS.

“Alhamdulillah kegiatan DIKLATSAR XXXV ini telah terlaksana dengan baik dan tuntas. Semoga hadirnya anggota muda angkatan XXXV ini dapat membawa KSR UNS semakin jaya dan apa yang diberikan oleh kami juga dapat bermanfaat bagi relawan muda kami.” ujar Azka Zirly selaku Ketua Umum KSR PMI Unit UNS.

Salah satu peserta Diklatsar XXXV, Miftahul Hidayah turut berbagi pengalaman, “Diklatsar ini memberikan kesan yang sangat mendalam karena menghadirkan perpaduan pengalaman yang lengkap mulai dari suka, duka, tantangan, hingga kedisiplinan yang dijalani bersama rekan-rekan yang sudah terasa seperti keluarga; seluruh proses kebersamaan dan momen suka maupun sedih membuat kami berkembang, mendorong kami melampaui batas diri, serta menjadikan kegiatan ini sebagai pengalaman berharga yang akan selalu dikenang.”

Melalui penyelenggaraan Diklatsar Angkatan XXXV ini, diharapkan seluruh peserta dapat tumbuh menjadi relawan yang tangguh, memiliki kompetensi yang mumpuni, serta berjiwa kemanusiaan tinggi dengan mentalitas kuat dalam menghadapi berbagai situasi.

PRESS RELEASE: Latihan dan Pemantapan XXXIV

Surakarta – KSR PMI Unit UNS telah sukses melaksanakan kegiatan LANTAP (Latihan dan Pemantapan) ke-XXXIV yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 25 hingga 27 Juli 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di kawasan KHDTK (Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus) Alas Bromo, yang memberikan suasana alam terbuka dan menantang bagi seluruh peserta. Kegiatan LANTAP diikuti oleh 23 peserta dari anggota baru angkatan ke-34 dan menjadi tahapan akhir dari proses pembinaan mereka. Peserta mendapatkan pemantapan melalui praktik langsung dari materi yang sebelumnya telah dipelajari dalam sesi LKPA (Latihan Keterampilan dan Pengembangan Anggota). Fokus utama kegiatan ini adalah pada pelatihan manajemen bencana, yang dirancang untuk membekali calon relawan dengan keterampilan dan kesiapan dalam menghadapi situasi darurat di lapangan.

“Alhamdulillah kegiatan LANTAP XXXIV ini telah berjalan dengan baik. Semoga LANTAP ini menjadi langkah awal untuk tumbuh menjadi relawan yang tangguh dan terus bergerak untuk kemanusiaan”, ucap Komandan KSR PMI Unit UNS, Azka Zirly Aulia Rahman.

Alia Tasyarifah, selaku komandan lapangan memberi harapan “Semoga ilmu dan pengalaman yang sudah teman-teman dapat kemarin bisa dikembangkan dan berdaya guna untuk kemanusiaan tanpa batas waktu.”

Salah satu peserta LANTAP, Zama, turut menyampaikan kesan dan harapannya setelah mengikuti rangkaian kegiatan ini. “Menurut aku, LANTAP kemarin sangat seru dan menyenangkan, karena kita belajar hal-hal yang tidak semua orang tahu. Belajarnya juga tidak terbatas di satu bidang saja dan hampir semuanya dipraktikkan langsung.”

Hal ini mencerminkan antusiasme dan nilai positif yang dirasakan oleh peserta selama kegiatan Lantap berlangsung, sekaligus menjadi umpan balik yang membangun untuk penyelenggaraan LANTAP di masa mendatang.

PRESS RELEASE : Pendidikan dan Pelatihan Dasar XXXI KSR PMI Unit UNS

Surakarta ━ Serangkaian kegiatan DIKLATSAR KSR UNS angkatan XXXI telah usai dilaksanakan. DIKLATSAR XXXI berlangsung mulai tanggal 15 Juli – 24 Juli 2022. Pada tahap Diklat Ruang berlokasi di gedung A FKIP UNS Pabelan mulai tanggal 15 – 17 Juli 2022 sedangkan Diklat Lapang berlokasi di Tlogo Dringo, Gondosuli, Karanganyar berlangsung pada tanggal 21 – 24 Juli 2022. Sebanyak 39 orang peserta telah dikukuhkan menjadi bagian dari relawan tangguh KSR UNS pada kegiatan ini. Para peserta dilatih fisik dan mental agar siap menjadi relawan yang sigap mengabdi bagi kegiatan kemanusiaan.

Upacara pembukaan Kegiatan DIKLATSAR KSR PMI Unit UNS Angkatan XXXI (dok. KSR PMI Unit UNS)

Salah satu tamu undangan, Bapak Triyadi Joko Purwanto selaku perwakilan dari Biro Kemahasiswaan dan Alumni UNS menyampaikan bahwa KSR UNS merupakan salah satu ORMAWA yang dapat menjadi tempat untuk melatih skill diluar perkuliahan formal yang tentunya dapat berguna untuk dunia kerja setelah menyelesaikan kuliah. Dengan mengikuti KSR UNS yang merupakan organisasi kerelawanan dan kemanusiaan, mahasiswa dapat menambah value bagi diri sendiri. Harapannya diklat ini dapat melahirkan relawan baru yang memiliki kompetensi untuk menolong dan siaga setiap waktu sesuai Hymne PMI.

Peserta DIKLATSAR sedang melaksanakan praktik pertolongan pertama saat diklat lapang
(dok. KSR PMI Unit UNS)

“Semoga anggota baru KSR UNS angkatan XXXI dapat berproses dan bertumbuh menjadi relawan hebat, tangguh, serta memiliki kapasitas yang mumpuni. Semangat untuk meneruskan perjuangan kami mengabdikan diri untuk kemanusiaan”, ujar Afrizal Risanto menyampaikan harapannya selaku Ketua Umum KSR PMI Unit UNS.

Peserta melakukan Praktik Evakuasi & Transportasi
(dok. KSR PMI Unit UNS)

“Diklat merupakan suatu pelatihan dan tempat pengembangan diri. Keseluruhan dari rangkaian kegiatan Diklatsar KSR UNS sangat berkesan bagi saya. Mulai dari kegiatan, kepanitiaan dan sistem yang digunakan. Maka dari itu saya makin tertarik untuk mengetahui lebih lagi tentang KSR UNS”, tutur Rokhim Adi Prasetyo, mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin UNS, salah satu peserta DIKLATSAR XXXI KSR UNS.

Peserta DIKLATSAR XXXI yang lain, Mustika Ayu Dika yang merupakan mahasiswa Sosiologi UNS menambahkan “Diklat kemarin sangat berkesan, karena menjadi acara offline pertama yang saya ikuti setelah pandemi. Selain itu kegiatannya juga keren dan saya merasa mendapat keluarga baru setelah mengikuti Diklat kemarin. Banyak materi baru yang harus dipelajari lebih jauh. Semoga dengan rangkaian diklat kemarin, angkatan XXXI bisa menjadi relawan yang dapat memberi dampak positif untuk KSR UNS”.

Relawan Tangguh KSR PMI Unit UNS Angkatan XXXI
(dok. KSR PMI Unit UNS)

Dengan bergabungnya 39 orang relawan tangguh angkatan XXXI KSR PMI Unit UNS diharapkan mampu untuk bermanfaat bagi sesama dan siap menebarkan kebaikan bagi aksi-aksi kemanusiaan kedepannya. [Alissa Revolius/Humas KSR PMI Unit UNS]

PRESS RELEASE : Pelantikan Pengurus KSR PMI Unit UNS Periode 2022 “Bergerak Bersama, Mengabdi dengan Ikhlas”

Surakarta – Jumat, 20 Mei 2022 telah berlangsung kegiatan pelantikan pengurus Korps Sukarela Palang Merah Indonesia Universitas Sebelas Maret (KSR PMI Unit UNS) Periode 2022. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, peserta offline bertempat di Ruang Werkudara, Perpustakaan UNS, sedangkan online melalui platform zoom meeting. Acara dimulai pukul 15.30 WIB. 

 

Foto Bersama Tamu Undangan
(Sumber: Dok.Humas KSR PMI Unit UNS)

Kegiatan ini dihadiri oleh Barly Shodiq, perwakilan dari PMI Surakarta, Drs. Rohman Agus Pratomo selaku Kepala Biro Mawa UNS serta perwakilan dari KSR Unit se Surakarta dan perwakilan Unit Kegiatan Mahasiswa tingkat Universitas di UNS. Pada kegiatan ini Drs. Rohman Agus Pratomo berpesan agar KSR PMI Unit UNS kedepannya selalu menjaga respon cepat dan keprofesionalitasnya dalam berbagai hal khususnya dalam bidang kemanusiaan dan kerelawanan. 

Sebanyak 23 orang pengurus resmi dilantik pada kegiatan ini. Kepengurusan KSR PMI Unit UNS Periode 2022 membawa semangat baru dengan mengusung tagline “Bergerak Bersama, Mengabdi Dengan Ikhlas”. Selaras dengan tagline kepengurusan periode 2022 Barly Shodiq selaku perwakilan dari PMI Surakarta berpesan agar KSR PMI Unit UNS terus menjaga dan meningkatkan partisipasi aktifnya untuk bergerak bersama, mengabdi dengan ikhlas dalam berbagai kegiatan kerelawanan dan kemanusiaan khususnya di daerah Surakarta.

Sambutan Ketua Umum Demisioner KSR PMI Unit UNS Periode 2021
(Sumber: Dok.Humas KSR PMI Unit UNS)

“Semoga dengan dilantiknya pengurus periode 2022 ini dapat lebih membawa KSR PMI Unit UNS menuju arah yang jauh lebih baik dan semakin jaya. Semoga dalam keberjalanannya nanti dapat selalu amanah serta dilancarkan hingga ujung masa baktinya” ujar Angga Firda Tamara Ketua Demisioner KSR PMI Unit UNS 2021.

Penyematan Tali Komando kepada Ketua Umum KSR PMI Unit UNS Periode 2022
(Sumber: Dok.Humas KSR PMI Unit UNS)

“Semoga pengurus KSR Unit UNS 2022 diberikan kekuatan untuk menjalankan  kepengurusan sepenuh hati dan dapat menjalankan amanahnya” ujar Afrizal Risanto Ketua Umum KSR PMI Unit UNS 2022.

Salah satu peserta, Isma Rahmawati, perwakilan dari SAR UNS mengatakan bahwa semoga untuk tahun ini dan tahun yang akan datang KSR UNS semakin lebih berkembang, semakin maju dalam prestasi, solidaritas dan semangat untuk menjalankan kemanusiaan ini. Ingat satu hal bahwa KSR UNS ini berdiri karena hati nurani kita masing-masing untuk menjalankan kegiatan kemanusiaan yang di mana dengan hati ikhlas. 

Selamat atas dilantiknya pengurus baru KSR PMI Unit UNS. Semoga kedepannya KSR UNS semakin jaya. Seluruh pengabdian pengurus baru semoga bermanfaat dan membawa kebaikan untuk KSR UNS dan  masyarakat. [ Humas KSR PMI Unit UNS/Dwi Suci Amalia ]

AKSI RELAWAN PSIKOSOSIAL KSR UNS DALAM TANGGAP DARURAT BENCANA ERUPSI GUNUNG SEMERU

SURAKARTA – Bencana erupsi Gunung Semeru yang terletak di Kabupaten Lumajang, Malang, Jawa Timur mulai terdeteksi ketika adanya asap dari arah Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro pada tanggal 3 Desember 2021. Menanggapi hal tersebut, Universitas Sebelas Maret memberangkatkan beberapa tim relawan untuk terjun membantu korban erupsi Gunung Semeru. Pada Selasa, 14 Desember 2021 Pukul 14.30 WIB dilakukan pemberangkatan Tim Satgas Semeru UNS Sorti Ke-2 dengan anggota tim beberapa diantaranya merupakan anggota KSR UNS yaitu Zahida Farah dan Nur Kholilah tergabung sebagai tim PSP (Psychosocial Support Programme/Program Dukungan Psikososial). Pada Jum’at, 24 Desember 2021, UNS kembali memberangkatkan Tim Satgas Semeru yaitu Sorti Ke-3, dengan salah satu anggota tim merupakan anggota KSR UNS yaitu Lathifah Khoirunnisa’ juga sebagai tim PSP dan menarik Tim Satgas Semeru Sorti Ke-2 kembali ke kampus. Kegiatan ini melibatkan kerjasama dengan beberapa pihak yaitu IKA UNS, SAR UNS, KSR UNS, PMPA Vagus FK UNS dan Psikologi UNS. 

Serah terima donasi Tim UNS kepada Panitia Posko SMP Candipuro (Sumber: Dok. KSR UNS)

Program Dukungan Psikososial berupa kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan psikososial individu maupun masyarakat agar tetap berfungsi optimal saat mengalami krisis dalam situasi bencana maupun kecelakaan. Kegiatan ini biasanya ditujukan kepada kelompok masyarakat seperti anak-anak, remaja, dewasa dan lansia, penyandang cacat, atau pekerja kemanusiaan.

Beberapa kegiatan yang dilakukan bersama anak-anak yaitu kegiatan motorik dan kegiatan untuk melatih kerjasama, kekompakan, serta keberanian seperti membuat pohon harapan, membuat celengan, lomba puzzle, permainan estafet bola lipat, estafet kelereng, cerdas cermat, dan menulis surat hari ibu. Kegiatan stress healing juga dilakukan bersama ibu/bapak/lansia dengan rentang usia 50-70 tahun diantaranya cek kesehatan, relaksasi berupa senam sehat, melakukan permainan (lomba makan kerupuk, estafet sarung, apit balon, dan rebut kursi), pembagian alat sholat, masker, serta selimut.

Kegiatan stress healing bersama ibu-ibu (Sumber : Dok. KSR UNS)

“Saya sangat merasa senang bisa diberi kesempatan dan kepercayaan untuk turun ke bencana. Saya senang mendapatkan teman baru dengan vibes yang sangat positif dan menyenangkan, mendapatkan pengetahuan baru tentang psikososial, bertemu dan beradaptasi dengan orang-orang baru serta budaya baru” ungkap Lathifah Khoirunnisa’ tentang perasaan dan pengalamannya selama turun bencana.

Baca juga “PRESS RELEASE : KSR UNS GELAR DONOR DARAH RAMAH TEMAN TULI”

Kegiatan stress healing bersama anak-anak (Sumber : Dok. KSR UNS)

Nur Kholilah yang menjadi salah satu relawan psikososial dalam tim juga mengatakan bahwa pelajaran dan pendidikan di KSR UNS yang ia dapatkan benar-benar diterapkan, terutama tentang manajemen emosi sebagai relawan. Relawan dimasukkan ke dalam kelompok rentan karena secara tidak langsung relawan juga terdampak tetapi tetap harus menolong secara profesional, itulah dimana kematangan emosi sangat penting dimiliki oleh relawan.

Baca juga “Pakar Kesehatan Angkat Bicara Seputar Mutasi COVID-19 dalam Webinar Nasional yang Diselanggarakan oleh KSR UNS”

“Menjadi relawan itu harus selalu siap dengan kondisi yang akan dihadapi. Inisiatif, kreativitas, inovasi, serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan dan adat istiadat yang ada merupakan hal yang sangat diperlukan. Jangan ragu untuk menjadi relawan karena menjadi relawan itu menyenangkan dan InsyaAllah apa yang dilakukan itu akan menjadi berkah” jelas Zahida Farah dan pesannya untuk teman-teman calon relawan.

Foto Bersama (Sumber : Dok. KSR UNS)

Ketua Umum KSR PMI Unit UNS, Angga Firda Tamara, juga menyampaikan rasa bangga yang dirasakan bahwasannya ada relawan dari KSR UNS yang siap dan berkapasitas untuk diterjunkan membantu korban bencana. Rasa khawatir yang muncul sudah diantisipasi dengan pembekalan dan persiapan yang cukup untuk tiap relawan yang turun. Harapan untuk kedepannya semoga teman-teman yang kemarin turun bisa dijadikan sebagai contoh bagaimana seorang relawan dalam merespon panggilan kemanusiaan. Kita harus siap sedia setiap saat ada panggilan kemanusiaan, pengabdian yang kita berikan niscaya akan berdampak baik bagi mereka yang membutuhkan. [Humas KSR PMI Unit UNS/Aulia Yulia Maryani]

Press Release : KSR UNS Selenggarakan Pelatihan dan Pemantapan Angkatan XXX

Surakarta – KSR UNS telah memiliki anggota keluarga baru setelah pelaksanaan Lantap (Pelatihan dan Pemantapan) KSR PMI Unit UNS Angkatan 30. Kegiatan ini dilaksanakan sejak bulan Oktober hingga November yang diisi dengan kegiatan Binjastal (Bina Jasmani dan Mental) selama enam kali dan diakhiri dengan diadakannya kegiatan Lantap selama 3 hari sejak tanggal 26 – 28 November 2021. Kegiatan Binjastal yang berlangsung di sekitar kampus UNS ini diisi dengan pemberian materi dan praktik mengenai manajemen bencana. Puncak rangkaian yakni kegiatan Lantap dilaksanakan di lingkungan UNS dan KHDTK Alas Bromo, Karanganyar, Jawa Tengah. Selama kegiatan lapang, peserta juga mengaplikasikan materi yang telah diterima selama binjastal 1 sampai 6 yaitu melakukan Simulasi Bencana. Kegiatan yang dihadiri oleh 29 orang peserta ini bertujuan untuk mencetak calon relawan yang siap diterjunkan dalam bencana dan kegiatan kemanusiaan lainnya. Untuk menjaga keamanan bersama, seluruh peserta dan panitia telah melakukan tes swab antigen sebelum melaksanakan kegiatan lantap dengan hasil negatif.

Upacara Pembukaan Kegiatan Lantap XXX. (Sumber: Doc.KSR UNS)

Praktek Simulasi Bencana (Sumber:Doc. KSR UNS)

“Lantap kali ini punya rasa tersendiri dimana setiap kegiatan di Lantap KSR UNS ini selalu ada manfaatnya bagi saya sebagai calon relawan, disini saya dididik untuk selalu cepat dan tanggap setiap saat. Dari kegiatan ini saya mempunyai keluarga baru dan untuk angkatan 30 yuk rekatkan lagi rasa saling memiliki sebagai relawan tangguh KSR UNS” Ujar Damar Ariefin S1 Agribisnis salah satu peserta Pelatihan dan Pemantapan Angkatan XXX. Kesan pesan yang lain disampaikan juga oleh Komala Safitri Mahasiswa D4 Kebidanan “Gokil, deg”an, dan seru bangeettt…, serta banyak hal – hal perdana yang pertama kali saya alami pada kegiatan ini terutama yang berkaitan dengan praktek dan ketepatan waktu. Kegiatan ini bukan hanya sekedar melatih dan menguji materi, fisik, mental tetapi juga menekankan tentang pentingnya berkarakter yang baik sebagai seorang penolong profesional mulai dari bersikap dan bertutur kata untuk nantinya bisa menjadi relawan yang siap dan sigap. Semoga Angkatan XXX KSR PMI Unit UNS mampu terus aktif dalam setiap kegiatannya, siap sigap dalam segala kondisi, serta mampu menjadi bagian dari pencipta nama baik KSR PMI Unit UNS”.

Pemberangkatan peserta (Sumber : Dok. Humas KSR UNS)

“Saya bersyukur setelah tertunda karena pandemi akhirnya  kegiatan Lantap angkatan 30 bisa terlaksana. Tidak dipungkiri regenerasi bagi sebuah organisasi adalah hal yang penting. Apalagi bagi KSR UNS yang tidak sekedar membutuhkan personil untuk menjalankan organisasi, tapi juga seorang relawan-relawan tangguh yang siap dan berkompeten ketika diturunkan dalam suatu bencana” ujar Roid Shalahuddin Muflih Ketua Panitia Lantap Angkatan XXX KSR PMI Unit UNS. Angga Firda Tamara selaku Ketua Umum KSR PMI Unit UNS juga bersyukur dapat melaksanakan kegiatan Lantap walau di masa pandemi dengan beberapa penyesuaian demi tetap dapat mencetak relawan masa depan yang tangguh.

Anggota Angkatan XXX KSR PMI Unit UNS (Dok. Humas KSR UNS)

“Semoga para anggota baru ini setelah mengikuti Lantap dapat mengimplementasikan ilmunya secara nyata untuk kemanusiaan di lapangan, selain itu ilmu-ilmu yang sudah didapat juga harus dibagikan. Kegiatan Peltihan dan Pemantapan yang merupakan langkah awal dalam menjadi relawan sehingga jangan sampai bosan untuk terus berkembang.” tutur Angga Firda Tamara Ketua Umum KSR PMI Unit UNS. (Humas KSR PMI Unit UNS/Jihan Syarifah Rokhan)

PRESS RELEASE : KSR UNS GELAR DONOR DARAH RAMAH TEMAN TULI

SURAKARTA – KSR PMI Unit UNS telah melaksanakan kegiatan Donor Darah yang diikuti oleh teman tuli. Kegiatan donor darah ini dilaksanakan pada 10 Oktober 2021 di RBI Gerkatin Surakarta tepatnya pada Jl. Surya No.146, Jagalan, Laweyan, Kota Surakarta. Dengan tema “Teman Tuli Percaya Diri, Teman Tuli Berarti Untuk Negeri “ peserta sangatlah bersemangat dalam mendonorkan darahnya. Kegiatan ini berhasil mendapatkan 11 kantong darah dari 12 pendaftar. Donor darah ini dilaksanakan dengan adanya kerjasama dengan PMI Kota Surakarta.

Peserta mengajukan pertanyaan (Doc. KSR UNS)

Sebelum dilaksanakannya kegiatan donor darah ini, KSR UNS juga mengadakan sosialisasi Donor darah bersama teman tuli. Kegiatane sosialisasi donor darah ini dilaksanakan pada  Sabtu, 25 September 2021 melalui platform zoom. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pandangan bahwa penyandang disabilitas juga memiliki kesempatan yang sama untuk mendonorkan darahnya, serta donor darah merupakan suatu yang aman dilakukan bagi penyandang disabilitas. Kegiatan sosialisasi yang diisi oleh dr. Dwi Eka Ratri Weningsari ini berjalan lancar hingga akhir. Peserta sosialisasi sangatlah antusias dimana peserta mengajukan banyak sekali pertanyaan dan mengikuti diskusi hingga akhir. 

Dalam pelaksanaanya, KSR UNS melakukan pengecekan suhu kepada peserta donor darah. Selain itu, KSR UNS juga telah menyiapkan tempat cuci tangan dan himbauan untuk tetap menjaga jarak antar peserta. KSR UNS juga memfasilitasi teman tuli dengan menggunakan bahasa isyarat agar teman tuli dapat mendonorkan darahnya dengan mudah dan nyaman. Nur Kholila selaku ketua panitia menuturkan “Harapannya dengan diadakannya donor darah ramah teman tuli ini, bisa memberikan dampak positif kepada teman tuli dan kegiatan ini dapat menyadarkan masyarakat luas bahwa penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk donor darah”

Peserta telah selesai melakukan donor darah ( Sumber : Doc. KSR UNS)

Dr. Victoria dari PMI Kota Surakarta juga menyampaikan kesannya selama membantu keberjalanan donor darah ini, “KSR UNS sangat membantu PMI dalam memenuhi stok kebutuhan darah. saya baru pertama kali ini membantu donor darah untuk teman-teman disabillitas dan saya sangat senang karena peserta sangat antusias”.

Foto Bersama dengan Peserta Donor Darah Difabel ( Sumber : Doc. KSR UNS)

Harapannya dengan kegiatan donor darah untuk penyandang disabilitas yang pertama kali dilaksanakan oleh KSR UNS ini membuat semakin banyak teman-teman disabilitas yang ingin mendonorkan darahnya karena teman disabilitas juga memiliki kesempatan yang sama. Selaras dengan pesan dari Komandan KSR PMI Unit UNS, Angga Firda Tamara “ semoga kegiatan baik ini dapat terus berjalan dan serta dapat memberikan inspirasi bagi lainnya untuk mengadakan kegiatan yang serupa, serta dapat menyadarkan bahwa semua memiliki dan berhak mendapat kesempatan yang sama untuk berbuat kebaikan salah satunya bagi para teman tuli dalam mendonorkan darahnya”. [Humas KSR PMI Unit UNS/Jihan Syarifah Rokhan]