Waspada, 3 Varian Virus Baru COVID-19 ada di Indonesia

Menurut juru bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid, mengatakan bahwa terdapat tiga varian baru Virus Corona yang sudah masuk ke Indonesia antara lain B.117 asal Inggris, B.1351 asal Afrika Selatan serta B.1617 varian mutasi ganda dari India. 

Organisasi kesehatan dunia World Health Organization (WHO) telah menggolongkan varian Virus Corona jenis baru B.117 dan B.1351 sebagai Variant of Concern (VOC) atau virus yang harus diwaspadai. Alasannya, varian ini memiliki beberapa karakteristik yaitu bisa menyebabkan penularan yang lebih cepat (super spreader) dan dapat memengaruhi tingkat keparahan penyakit. Sementara itu untuk B.1617, sampai saat ini masih digolongkan sebagai Variant of Interest (VOI) atau tingkat kewaspadaan tidak sebesar VOC Varian ini memiliki potensi mempengaruhi sifat penularan melalui kepekaan alat tes, keparahan gejala, dan kemampuan virus menghindari sistem imunitas.

Ilustrasi virus varian baru Corona B.1617 asal India

 ( Sumber : Photo by Getty Images/iStockphoto/goc )

Virus Corona varian jenis baru yang paling banyak dilaporkan dari berbagai negara adalah varian B.117. WHO mencatat berbagai peningkatan kasus sampai 49% dari varian B.117 yang bersirkulasi di Asia Tenggara. Wilayah Indonesia yang telah ditemukan kasus varian baru antara lain varian B.1617 ditemukan di Kepulauan Riau, DKI Jakarta. Varian B.117 ditemukan di Sumatra Utara, Sumatra Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Timur. Sementara untuk varian B.1351 ditemukan di Bali.

Proses penelitian atau surveilans untuk mengetahui hasil penambahan COVID-19

( Sumber : Photo by Getty Images/iStock )

Juru bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan melakukan penelitian atau surveilans untuk mengetahui hasil dari penambahan kasus COVID-19. Dr. Siti Nadia Tarmizi mengatakan faktor  penyebab terjadinya penyebaran atau pergerakan Virus Corona jenis baru di Indonesia yaitu karena di beberapa negara sedang terjadi lonjakan kasus COVID-19, sedangkan mobilitas pergerakan masyarakat saat ini bisa dikatakan cukup bebas. Hal ini menjadi salah satu faktor  penyebab terjadinya penyebaran atau pergerakan Virus Corona jenis baru di Indonesia.

Adapun beberapa gejala awal infeksi COVID-19 varian baru B.117 antara lain sesak napas, gangguan penciuman, batuk, pilek dan demam. Menurut Haryanto Utama, dokter Spesialis Penyakit  Dalam Primaya Hospital Tangerang gejala Virus Corona B.1351 ini nyaris sama seperti gelaja B.117 karena belum ditemukan gejala yang khas. Dikutip dari India Today, para ahli memaparkan gejala yang timbul dari varian B.1617 di India yang perlu diwaspadai meski tidak selalu muncul, seperti anosmia, hidung tersumbat, mata merah, mual, diare, sakit tenggorokan, nyeri pada otot dan persendian. 

Baca juga : Perbedaan apid Test Antibodi, Rapid Test Antigen, dan Swab PCR Test

Antisipasi yang dapat dilakukan berupa mengimbau kepada masyarakat untuk mengurangi mobilitas dan menerapkan protokol kesehatan dimanapun dan kapanpun. Diharapkan masyarakat memahami 3M (mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak) bukan lagi suatu himbauan atau kebijakan dari pemerintah namun sudah menjadi kebutuhan pokok dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Salah satu anjuran yang telah ditetapkan pemerintah untuk mengantisipasi hal ini adalah melarang kegiatan mudik lebaran antar kota pada hari raya idul fitri pada tahun 2021. Maka Tetap patuhi protokol kesehatan dan terus patuhi aturan dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah demi kebaikan bersama ( Humas KSR PMI Unit UNS/Vera Yuliati )

Sumber : 

https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/berita-utama/20210504/1737688/virus-corona-varian-baru-b-117-b-1351-b-1617-sudah-ada-di-indonesia/

https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20210309063758-255-615308/gejala-virus-corona-b1351-strain-baru-dari-afrika-selatan

https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5560366/waspada-mutasi-corona-india-sudah-masuk-ri-kenali-gejala-varian-b1617

PRESS RELEASE : KSR UNS Selenggarakan Pendidikan Bagi Calon Anggota di Masa Pandemi

SOLO – Di masa pandemi, KSR PMI Unit UNS tetap melakukan rekrutmen anggota baru demi teregenerasinya anggota. Pendidikan berupa pembekalan materi untuk calon anggota tetap berlangsung sebelum dilaksanakannya kegiatan Diklatsar Anggota Angkatan XXX. Pembekalan materi dikemas dalam serangkaian kegiatan Orientasi dan Pendidikan Pelatihan Dasar Relawan (PPDR). 

Serangkaian kegiatan pembekalan materi ini dimulai dengan kegiatan bertajuk Orientasi yang dilaksanakan secara online melalui Zoom meeting. Kegiatan ini telah dilaksanakan sebanyak dua kali yang diikuti oleh 220 calon anggota KSR PMI Unit UNS yang berdomisili dari berbagai daerah. Orientasi pertama dilaksanakan pada tanggal 13 Februari 2021 yang diisi pengenalan tentang KSR PMI Unit UNS dengan mengundang alumni yang membagikan pengalaman turun bencana selama menjadi relawan di KSR PMI Unit UNS. Selanjutnya, disambung pada orientasi kedua yang dilaksanakan pada tanggal 19 Februari 2021 diisi dengan pemaparan materi kepalangmerahan oleh Muhammad Arif Sudarsono.

Pelaksanaan Orientasi Diklatsar KSR PMI Unit UNS

(Sumber : Dok. KSR UNS)

Serangkaian kegiatan pembekalan materi dilanjutkan dengan diadakannya Pendidikan Pelatihan Dasar Relawan (PPDR) yang akan berlangsung hingga sebelum Diklatsar dimulai. Dalam kegiatan ini disampaikan materi-materi yang dilaksanakan secara online melalui Zoom meeting dengan diikuti oleh 150 peserta. Penyampaian materi dibagi menjadi beberapa kelas agar peserta dapat mengikuti penyampaian materi dan diskusi secara kondusif. Serangkaian PPDR dimulai pada tanggal 17 April 2021 diisi dengan materi HPI, COC, dan SAF yang disampaikan oleh Dimas Tri Suseno, Dimas Ridho Tri Putra, dan Muhammad Arif Sudarsono. Selanjutnya, pada tanggal 24 April 2021 dilanjutkan dengan pemaparan materi PP Dasar dan Anfaal yang disampaikan oleh Dimas Tri Suseno, Erik Widiyanto, Chika Mutiara Putri Santoso, Diah Ayu Wardhani, Faiza Aulia Rochma, dan Azzahro Hanif Muaddibah.

Pelaksanaan PPDR KSR PMI Unit UNS 

(Sumber : Dok. KSR UNS)

“Kekhawatiran terkait pemahaman materi karena PPDR yang dilaksanakan secara daring akhirnya dapat tersingkirkan. Pemateri menyampaikan materi dengan baik dan jelas serta sesi-sesi diskusi yang dibangun melibatkan peserta PPDR secara aktif sehingga tetap berjalan menyenangkan, meski sempat sedikit takut salah. Semoga mas & mba beserta teman-teman peserta PPDR sekalian bisa tetep semangat menjalani PPDR ini sampai akhir” ujar Abdurrahman Zufar, salah satu peserta PPDR dan calon anggota KSR PMI Unit UNS angkatan XXX.

Sesi diskusi tanya jawab setelah pemaparan materi dalam kegiatan PPDR

(Sumber : Dok. KSR UNS)

“Untuk menjadi relawan dibutuhkan skill dan kemampuan yang khusus. Diadakannya PPDR ini memiliki peran yang penting karena dari materi-materi yang disampaikan bisa memenuhi hal tersebut. Meskipun dilaksanakan secara online, peserta PPDR tetap terlihat antusias karena banyak yang menyalakan kamera dan mengikuti diskusi dengan aktif. Semoga semakin banyak yang semakin siap dan mantap hatinya untuk menjadi relawan” ujar Dimas Tri Suseno, salah satu pemateri dalam serangkaian PPDR yang juga merupakan alumni KSR PMI Unit UNS. 

“Harapannya peserta Diklatsar dapat mengikuti serangkaian kegiatan PPDR ini dengan semangat dari hati agar dapat mempelajari dan lebih mendalami arti menjadi seorang relawan yang profesional. Materi yang disampaikan sangatlah penting sebagai bekal seorang relawan yang akan terjun ke bencana dan harapannya dengan ilmu yang diberikan dapat menciptakan generasi relawan yang dapat bermanfaat dan melakukan pertolongan dengan ilmu yang tepat” ujar Angga Firda Tamara, Komandan KSR PMI Unit UNS. 

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini diharapkan dapat memberikan ilmu yang bermanfaat dan tetap menjaga semangat para calon anggota baru. Meskipun masih dilanda pandemi namun tak menghalangi semangat calon relawan untuk tetap belajar dan mengabdi. (Aulia Yulia Maryani/Humas KSR PMI Unit UNS)

Press Release : Pelantikan Pengurus KSR PMI Unit UNS Periode 2021 “Semangat Mengabdi dari Hati”

SOLO – Selasa, 16 Maret 2021 telah terlaksana pelantikan Pengurus KSR PMI Unit UNS periode 2021 di ruang sidang MAWA lantai 2 Universitas Sebelas Maret. Kegiatan ini dilaksanakan secara online dan offline dengan menerapkan protokol kesehatan. Pada kesempatan ini telah dilantik 23 pengurus baru KSR PMI Unit UNS.

Sumpah jabatan Pengurus KSR PMI Unit UNS periode 2021
(Sumber : Dok. Humas KSR PMI Unit UNS)

Pelantikan pengurus baru ditandai dengan serah terima jabatan kepada ketua umum terpilih, Angga Firda Tamara. Pengucapan sumpah jabatan mengawali kepengurusan periode 2021 secara legalitas.

Penyematan tali komando
(Sumber : Dok. Humas KSR PMI Unit UNS)

“Besar harapan kami pengurus periode 2021 dengan terpilihnya Komandan Angga, semoga bisa menjadikan KSR PMI Unit UNS yang baik dengan memberikan sinerginya untuk menjadikan KSR PMI Unit UNS lebih jaya” ujar Roid Shalahuddin Muflih Ketua Umum KSR PMI Unit UNS periode 2020.

Pelantikan Pengurus KSR PMI Unit UNS periode 2021 ini dihadiri oleh tamu undangan Drs. Rohman Agus Pratomo selaku Kepala Biro Mawa UNS, DR. Agus Setyo Utomo, S.E., M.Si, Ak, CA, CPA selaku Kepala Markas PMI Kota Surakarta, Dr. dr. M. Eko Irawanto, SpKK(K) selaku Pembina KSR PMI Unit UNS, perwakilan KSR Unit se Surakarta dan perwakilan dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) tingkat universitas di UNS. Serta dihadiri oleh Rosewati Indrani, Erik Widiyanto, dan Decky Adi Prasetyo selaku Alumni KSR PMI Unit UNS. Pada kegiatan ini Drs. Rohman Agus Pratomo berpesan bahwa dengan kondisi pandemi saat ini KSR PMI Unit UNS harus bisa mengadakan kegiatan yang bervariasi dan mewarnai kegiatan di Universitas Sebelas Maret terutama dalam bidang kemanusiaan.

Sambutan Ketua Umum KSR PMI Unit UNS periode 2021
(Sumber : Dok. Humas KSR PMI Unit UNS)

“Kebanggaan dan kehormatan bagi saya untuk memimpin KSR PMI Unit UNS menjadi lebih baik. Dengan tagline Semangat Mengabdi dari Hati pengurus saya akan mengabdi dengan semangat dan semoga diberi kelancaran dalam pengabdian pada kepengurusan ini” ujar Angga Firda Tamara Ketua Umum Terpilih KSR PMI Unit UNS. (Humas KSR PMI Unit UNS/Rivani Yuniar).

Perbedaan Rapid Test Antibodi, Rapid Test Antigen, dan Swab PCR Test

Masa pandemi COVID-19, masyarakat didorong untuk mendukung program pemerintah dalam penanganan pandemi, salah satunya terkait dengan tes atau pemeriksaan COVID-19. Ada beberapa alat pemeriksaan yang bisa digunakan untuk mendeteksi, yaitu rapid test yang terbagi menjadi 2 jenis, antibodi dan antigen, lalu ada test swab PCR yang memiliki persentase deteksi yang lebih tinggi. Berikut perbedaannya :

  • RAPID TEST ANTIBODI

Target              : Antibodi dalam darah

Sampel            : Darah

Durasi              : 5 – 10 menit

Tes antibodi ini mengidentifikasi orang-orang yang sebelumnya sudah terinfeksi virus corona. Dengan cara kerja pengambilan sampel darah dimana didalamnya terdapat antibodi, antibodi dalam tubuh inni sebagai respon respon terhadap virus yang masuk kedalam tubuh. Antibodi ini biasanya muncul setelah empat hari hingga lebih dari seminggu setelah terinfeksi.

  • RAPID TEST ANTIGEN

Target              : Materi genetik /protein spesifik dari virus tersebut dalam tubuh seseorang

Sampel             : Swab nasal/nasofaring sesuai dengan jenis antigen yang digunakan

Durasi              : ± 30 menit di fasilitas pelayanan kesehatan

Tes ini mengidentifikasi orang-orang yang saat ini sedang terinfeksi virus corona. Dengan cara kerja sekresi hidung dan tenggorokan untuk mengidentifikasi virus (mencari protein dari virus). Ini adalah tes yang sama yang digunakan dokter untuk menguji infeksi streptococcus secara cepat.

  • SWAB PCR TEST

Target              : Materi genetik (DNA dan RNA) dari Virus SARS-COV-2

Sampel            : Swab nasofaring dan swab tenggorok/orofaring

Durasi              : 1 – 2 hari setelah sampel diterima di laboratorium

PCR ini juga salah satu cara untuk mendiagnosis orang yang saat ini sedang terinfeksi dengan COVID-19. Dengan cara kerja menggunakan sampel lendir maupun air liur yang biasanya diambil dari hidung atau tenggorokan orang tersebut. Tes diagnostik ini menggunakan teknologi yang disebut PCR (polymerase chain reaction) yang dapat memperkuat materi genetik virus yang ada. Materi tersebut dapat dideteksi ketika seseorang terinfeksi secara aktif.

Ingat untuk selalu terapkan disiplin protokol kesehatan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun) dimanapun dan kapanpun. Patuhmu saat ini sangat di perlukan, jaga diri jaga lingkungan serta keluarga. [Humas KSR PMI Unit UNS/Awab Sajid]

Sumber :

https://covid19.go.id/edukasi/masyarakat-umum/perbedaan-rapid-test-antibodi-rapid-test-antigen-dan-swab-pcr-test

https://www.halodoc.com/cari-dokter/nama/dr-fadhli-rizal-makarim

WUJUD PENGABDIAN MASYARAKAT KSR UNS AKTIF SELENGGARAKAN KEGIATAN BINA DESA

dok HUMAS KSR PMI Unit UNS (Foto di ambil sebelum pandemi)

KSR PMI Unit UNS sebagai Unit Kegiatan Mahasiswa yang bergerak di bidang kepalangmerahan dan kemanusiaan tidak henti-hentinya memberikan pelayanan serta kontribusi terhadap masyarakat. Pengabdian masyarakat ini dilaksakanbagai salah satu perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan peran nyata relawan PMI.

Bina Desa KSR PMI Unit UNS sudah berlangsung sejak tahun 2018 hingga sekarang, yang berlokasi di RW 20, Kaplingan, Jebres, Surakarta. Kegiatan yang aktif dilaksanakan seperti Senam Sehat Kaplingan, Pos Lansia RW 20, Bank Sampah dan masih banyak lagi, yang pastinya dengan harapan dapat mengembangkan warga di RW 20 menjadi masyarakat yang peduli akan pola hidup bersih dan sehat serta tujuan akhirnya dapat menciptakan warga RW 20 yang mandiri melalui kegiatan-kegiatan yang sudah sering dilakukan bersama KSR UNS.

 dok HUMAS KSR PMI Unit UNS (Foto di ambil sebelum pandemi)

Kegiatan pertama yaitu Senam Sehat Kaplingan yang dilaksanakan setiap satu bulan sekali tepatnya pada hari Minggu pagi. Antusias warga RW 20 dalam mengikuti senam ini sangat besar dari berbagai macam usia. Kegiatan ini bertujuan memfasilitasi warga desa dalam hal kesehatan dan mengajak mereka agar lebih menerapkan pola hidup sehat.

dok HUMAS KSR PMI Unit UNS

Dalam kondisi pandemi seperti ini KSR UNS tetap berusaha melaksanakan Senam Sehat Kaplingan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang sudah di tetapkan. Kondisi yang bugar dan imun yang sehat dalam tubuh ini di butuhkan untuk terhindar dari virus serta bakteri yang sedang berkembang.

dok HUMAS KSR PMI Unit UNS (Foto di ambil sebelum pandemi)

Kegiatan yang kedua yaitu Pos Lansia yang rutin dilaksanakan sebulan sekali di desa tersebut. Kegiatan dari Pos Lansia yaitu Pengecekan Kesehatan berupa pengecekan tekanan darah dan berat badan. Setiap lansia memiliki kartu kontrol setiap datang di Pos Lansia dengan tujuan mempermudah dalam mengkontrol kesehatan lansia di RW 20.

dok HUMAS KSR PMI Unit UNS

Kegiatan Pos Lansia sebagai bentuk pengabdian relawan KSR UNS terhadap masyarakat tetap berjalan walaupun terhalang pandemi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ada. Inovasi yang telah dilaksanakan pada kegiatan ini dengan diterapkannya sistem door to door tau mendatangi rumah para lansia di RW 20. Dilaksanakan setiap satu bulan sekali, kegiatan ini memberikan kebahagian tersendiri bagi para lansia karena dalam kondisi pandemi seperti ini mereka masih dapat mengecek kesehatan secara rutin tanpa harus keluar rumah bertemu banyak orang.

dok HUMAS KSR PMI Unit UNS

Kegiatan selanjutnya adalah bank sampah Nurul Azhar, merupakan salah satu program SI EMPEDU (Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu) yang dilakukan setiap satu bulan sekali. Kegiatan ini merupakan wadah pengelolaan sampah non organik khususnya plastik dan kardus. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat mengurangi sampah serta meningkatkan kebiasaan masyarakat dalam memilah sampah yang ada di Desa Kaplingan.

dok HUMAS KSR PMI Unit UNS 

Untuk pandemi seperti ini sistem Bank Sampah yaitu jemput bola yang merupakan pengambilan sampah oleh relawan KSR UNS ke rumah-rumah warga RW 20. Sistem ini diterapkan dengan tujuan tidak menciptakan kerumunan dan meminimalisir adanya interaksi terhadap orang banyak.

dok HUMAS KSR PMI Unit UNS (Foto di ambil sebelum pandemi)

Tim Bank Sampah “Nurul Azhar” juga pernah mengikuti Festival Bazar “Hari Peduli Sampah Nasional” pada 23 Februari 2020. Kegiatan ini diadakan oleh Komunitas Bank Sampah Surakarta dalam memperingati Hari Peduli Sampah Nasional. Tim Bank Sampah “Nurul Azhar” turut meramaikan acara tersebut dengan menampilkan kerajinan dari sampah seperti kokedama, pupuk organik dari cangkang telur, pupuk kompos dari sampah organik, sabun dari minyak jelantah dan tas/dompet dari bungkus makanan. Tidak kalah serunya mereka juga menampilkan fashion show modifikasi baju dari sampah. Pada kegiatan ini Tim Bank Sampah “Nurul Azhar” berkesempatan mendapatkan satu gerobak sampah yang berguna untuk mendukung kegiatan bank sampah.

Selain itu Desa Kaplingan mengikuti Lomba Kampung PROKLIM (Program Kampung Iklim) yang diselenggarakan pemerintah. Pada tingkat Kota Surakarta, RW 20 terpilih menjadi wakil dari Kelurahan Jebres untuk mengikuti lomba tersebut. Aspek yang dinilai mulai dari pengolahan sampah, limbah, pengairan, pemberdayaan masyarakat dan lain-lain. Dalam lomba ini RW 20 berhasil mendapat Juara 3 di tingkat Kota Surakarta.[HUMAS KSR PMI Unit UNS/Rona Azzah Zalva P]

KSR UNS : Gelar Pelatihan PMR Wira Binaan KSR UNS

Surakarta – Sabtu, 21 November 2020 KSR PMI Unit UNS selenggarakan Pelatihan PMR Wira Binaan KSR PMI Unit UNS secara online melalui aplikasi Zoom. Tujuan dari dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk menyamakan persepsi materi Assessment, COR (Cidera Otot Rangka) dan CJL (Cidera Jaringan Lunak) antar PMR Wira Binaan KSR UNS.

Kegiatan ini diikuti oleh 15 sekolah yang di wakili masing-masing 3 siswa. Sekolah yang mengikuti antara lain SMA Al-Islam Surakarta, SMA N 1 Kartasura, SMA N 2 Surakarta, SMA N 3 Surakarta, SMA N 7 Surakarta, SMK N 3 Surakarta, SMK N 9 Surakarta, SMA MTA Surakarta, SMA Al-Azhar 7 Surakarta, SMA Al-Azhar Syifa Budi Solo, MA Al-Islam, SMA Pradita Dirgantara, SMA Insan Cendekia, SMA Bilingual Boarding School Surakarta (ABBS) dan SMA Warga Surakarta.

Pemateri pada pelatihan ini di isi oleh Spesialis Pertolongan Pertama yaitu Wuri Prasetyo memaparkan materi Assesment, Arif Sudarsono memaparkan materi COR (Cidera Otot Rangka) dan CJL (Cidera Jaringan Lunak) serta Luqman Satria Pradana melakukan Praktek materi Assesment, COR (Cidera Otot Rangka) dan CJL (Cidera Jaringan Lunak).

Ketua pelaksana Afrizal menuturkan, bahwa dengan dilaksanakannya kegiatan ini para peserta dapat merefresh dan lebih menguasai materi dengan penyampaian langsung oleh pemateri di bidangnya. Harapannya kegiatan pelatihan ini dapat rutin dilaksanakan untuk kedepannya.

dok HUMAS KSR PMI Unit UNS

dok HUMAS KSR PMI Unit UNS

Penyampaian Materi Assesment

“Kegiatan seperti Pelatihan PMR Wira Binaan KSR PMI Unit UNS untuk pmr binaan ini sangat menarik dan edukatif sekali apalagi saat masa pandemi seperti ini, dapat membangkitkan semangat untuk belajar tentang pertolongan pertama bagi peserta PMR maupun pelatih pmr binaan yang sudah mulai lupa karena terhambatnya PMR Binaan di masa pandemi. Harapannya kedepannya bisa diadakan lagi acara latihan agar semangat belajar untuk menolong sesama tetap terjaga” ujar Wuri Prasetyo.

dok HUMAS KSR PMI Unit UNS

Penyampaian Materi COR CJL

Arif Sudarsono menuturkan, bahwa acara seperti ini keren memfasilitasi temen-temen PMR yang lagi kondisi pandemi seperti ini, sharing ilmu yang insyaaAllah berguna buat temen-temen PMR.

dok HUMAS KSR PMI Unit UNS

Praktik Materi Assesment

“Kegiatan yang sangat berkesan, karena dapat kita sadari di kondisi pandemi seperti ini sudah jarang sekali ada pmr binaan, adapun itu online yang pastinya para pelatih juga terbatas oleh alat karena juga dilakukan di rumah. Harapan saya acara seperti ini dapat di pertahankan, lebih lagi setelah pandemi dapat latihan secara offline sehingga PMR Binaan KSR UNS juga dapat lebih kenal satu dengan yang lain dan pastinya tercapainya kesetaraan materi” ungkap Luqman.

dok HUMAS KSR PMI Unit UNS

Peserta Pelatihan PMR Wira Binaan KSR UNS Huda SMA MTA Surakarta berkata, “Alhamdulillah acaranya mantab, penyampainnya mudah di pahami. Semoga kedepannya dapat di adakan lagi karena sangat bermanfaat”.

“Selain penyampaian dan praktik yang mudah di pahami, acaranya seru dan meriah dengan antusias temen-temen saat games dan tanya jawab. Bermanfaat bagi kami anggota PMR Wira dapat ilmu dan teman-teman baru, besok adakan lagi ya mas mba” sambung Aji (Peserta dari SMA N 3 Surakarta).

Semoga dengan tujuan yang diharapkan bisa menjadi bermanfaat khususnya bagi para peserta PMR, dapat berbagi ilmu kepada teman-teman sebaya di PMR serta dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Belajarlah tanpa mengenal lelah, Siamo Tutti Fratelli. KSR UNS JAYA!. [HUMAS KSR PMI Unit UNS/Rona Azzah Zalva P]

 

 

Press Release : KSR PMI Unit UNS Raih Juara Umum TRCC 2020

Surakarta- Minggu, 22 November 2020 telah dilaksanakan secara online melalui zoom meeting pengumuman Lomba TRCC (Tirtayasa Red Cross Competition) yang diadakan oleh KSR PMI Unit UNTIRTA. Pada kegiatan ini KSR PMI Unit UNS Tim A berhasil meraih Juara Umum dan mengharumkan almamater UNS.

dok Humas KSR PMI Unit UNS

Kegiatan TRCC dilaksanakan dari tanggal 9-22 November 2020 yang meliputi Lomba Pertolongan Pertama, Lomba Artikel Ilmiah, dan Lomba Video Kreatif. KSR PMI Unit UNS mengirimkan 2 kontingen pada masing-masing kategori lomba.

KSR PMI Unit UNS Tim A berhasil meraih : Juara 1 Pertolongan Pertama, Juara 2 Artikel Ilmiah, dan Juara 2 Video Kreatif. Tim B juga berhasil mendapatkan : Juara 2 Pertolongan Pertama dan Juara 1 Video Kreatif. Prestasi ini menambah jumlah prestasi yang diperoleh KSR PMI Unit UNS dalam kegiatan skala Nasional. (Humas KSR PMI Unit UNS/Nur Aisyah).